Bartolomeus Renaldo R. Kurasa aku memang benar-benar membutuhkannya didalam hidupku, dialah satu-satunya orang yang peduli, satu-satunya orang yang selalu mendengar semua ceritaku, satu-satunya orang yang ingin mengembalikan diriku menjadi orang yang selalu tersenyum dan tertawa. Perjuangannya untuk mendapatkanku pun tidak tanggung-tanggung. Dia menyukaiku sejak pandangan pertama, dia menungguku selama setahun, ya, kami sudah saling mengenal selama setahun, dia mengagumiku selama setahun, dan dia sakit hati selama setahun karena selama setahun tersebut aku sudah menjalani tiga kali hubungan pacaran bersama 3 orang cowok dan salah satu hubungan tersebut berakhir dengan tangisan didepan dirinya; dia termasuk orang yang mempunyai kelemahan di cewek, dia tidak akan tega melihat seorang cewek menangis.
Dia sendiri, hidup dia lebih keras daripada aku. Dia memiliki kelainan tulang rusuk, dia hanya mempunyai dua tulang rusuk disebelah kiri dan itu membuat paru-parunya robek. Dia mempunyai penyakit asma, brongkitis, infeksi kelenjar ludah, dan jantung lemah. Aku ingat, 24 Juni 2013, dia menjalani operasi tulang rusuk dan paru-paru setelah dimalam sebelumnya aku menangis dan memohon untuk pergi ke dokter untuk periksa maupun operasi; sebelumnya dia keras kepala untuk tidak ke dokter karena dia tidak ingin merepotkan siapapun. Malam itu aku sedang berada di perjalanan ke Semarang dan dia sedang berada di perjalanan ke Surabaya untuk menjalani operasi, aku menemaninya meskipun hanya lewat SMS. Tepat jam 11 malam, dia menjalani operasi, aku menunggunya. Jam 2 pagi, dia SMS, operasinya sudah selesai dan dia bersikeras untuk tetap SMSan denganku - walaupun susah untuknya untuk menggerakan tangannya, karena tidak ada satupun dari keluarganya yang menemaninya.
Keesokan harinya, jam 10 pagi, dia memintaku untuk mendoakan agar operasi kedua nya berjalan lancar, dia melakukan operasi nya yang kedua karena operasi pertama nya ada sedikit gangguan... Aku menunggunya lagi... Aku berharap aku ada disana, kenapa cowok sebaik dia bisa menjalani hidupnya sendirian?
Beberapa minggu setelah operasinya, dia mengatakan bahwa total semua biaya operasinya adalah 53 juta dan itu semua menggunakan uang yang dari kerja keras dia berjualan selama ini yang nantinya uang itu akan dipakai untuk biaya kuliahnya. Dan sekarang dia harus bekerja dua kali lebih keras untuk membiayai hidupnya sendiri, meskipun dia masih memiliki orangtua yang lengkap.
Aku berpikir, mungkin dia bukanlah tipe pacar yang di-idamkan setiap cewek karena memang dia sudah 13 kali ditolak cewek, dan aku cewek ke 14 yang dia tembak tetapi aku cewek pertama yang menerima cintanya. Dia adalah tipe cowok yang di-idamkan setiap cewek untuk dijadikannya seorang suami....